Langsung ke konten utama
Ketika karya telah berhenti di tengah jalan, tak tau akan dibawa kemana semua karya ini. Pengikraran terhadap suatu karya memang sulit, blog yang sudah lama dibuat -kira-kira tahun 2010- pun berhenti tanpa pengelolaan sedikitpun. Seharusnya lapag ini dapat dimanfaatkan untuk suatu karya yang agung. Tetapi ini terlalu sulit. Banyak faktor tentunya, salah satunya tata cara dan biaya untuk online. Tetapi sebagai mahasiswa kesulitan adalah sebuah rintangan yang diibaratkan adalah cipratan minyak dalam suatu penggorengan yang nikmat. Yah, memang sekarang berbeda, inilah proses metamorfosis. Sejenak memang menyadari bahwa ini adalah dunia mahasiswa. Dunia perjuangan yang penuh dengan karya yang bermanfaat dan agung tentunya. Dimana karya bukan lagi sekedar angan-angan dan cita, tetapi suatu usaha untuk bukti realisasi terhadap karya. Bukan sekedar membuat hipotesis yang mengada-ada tetapi perlu adanya suatu eksperimen mendalam. Tetapi terkadang bingung dengan identitas diri sebagai mahasiswa dan peran penting apa yang seharusnya dipikirkan dan diterapkan. Berjuang! sebenarnya itulah kebingungan yang selalu menghantui. kata kunci juang ini seharusnya dipegang erat di dalam jiwa mahasiswa. karena arti kata juang sendiri sangat luas sekali. Di dalam lingkup mahasiswa sendiri kata kunci ini dapat difrasekan menjadi "Perjuangan Inovasi". Yang berarti inovasi dalam karya itu sangat diharapkan alias no plagiat.
PLAGIAT Dosen Universitas X Dicopot http://cetak.kompas.com/  03 Juni 2011 GORONTALO, KOMPAS – AR, dosen pada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas X di Provinsi X, dicopot dari tiga jabatan karena menjiplak karya tulis. Ketiga jabatan itu adalah Sekretaris Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Sekretaris Senat Universitas X.
Tidak hanya berhenti sebagai mahasiswa, tetapi ketika sudah tidak menjadi mahasiswa ataupun belum menjadi mahasiswa, kata juang juga masih tetap berlaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

theory of everything (KW sekian)

Dulu, aku pernah bercita-cita ingin menjadi seorang astronom. Menemukan bintang terbesar di luasnya jagad raya, menjinjing teleskop sederhana ke tengah kuburan atau jika memungkinkan akan kubawa teleskopku naik ke dataran tinggi (aku lebih mengenal puncak gunung akhir-akhir ini). Tapi aku sadar, bintang terbesar di taraf jagad raya adalah relatif karena jagad raya selalu mengembang. Luas jagad raya sama tak terhingganya dengan hitungan angka. Mendengar teori nebula, perhitungan dengan rumus hubble dan beberapa hukum keppler. Pun sekelebat hukum relativitas einstein yang turut menginspirasi stephen hawking dalam pengembangan teori jagad raya yang mengembang. Aku kira kapasitas otak manusia lebih tak terhingga daripada luas tata surya. Beberapa hari ini aku kembali mengheningkan ingatanku dan mengkorelasikannya dalam struktur yang lebih mikro dan rumit, yaitu pola pikir manusia. Ketika luas tata surya lebih kecil sama dengan kapasitas perasaan manusia dan luas jagad raya sama tak terhin...