Langsung ke konten utama

DERAI PERAMAL



meraba malam tak terasa
dingin menyeruap sekujur sendi
bintang tak ada
tak menentu
peramal tak bisa menjawab
"kamu,,,"
ucap peramal
peramal hanya memandang kabur
berdiri tegang
seakan ujung banyak duri yang berjalan
gugup tak berdaya
lunglai
pucat pasi
serasa tak ada masa depan
pandangannya kosong
jauh ke depan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

theory of everything (KW sekian)

Dulu, aku pernah bercita-cita ingin menjadi seorang astronom. Menemukan bintang terbesar di luasnya jagad raya, menjinjing teleskop sederhana ke tengah kuburan atau jika memungkinkan akan kubawa teleskopku naik ke dataran tinggi (aku lebih mengenal puncak gunung akhir-akhir ini). Tapi aku sadar, bintang terbesar di taraf jagad raya adalah relatif karena jagad raya selalu mengembang. Luas jagad raya sama tak terhingganya dengan hitungan angka. Mendengar teori nebula, perhitungan dengan rumus hubble dan beberapa hukum keppler. Pun sekelebat hukum relativitas einstein yang turut menginspirasi stephen hawking dalam pengembangan teori jagad raya yang mengembang. Aku kira kapasitas otak manusia lebih tak terhingga daripada luas tata surya. Beberapa hari ini aku kembali mengheningkan ingatanku dan mengkorelasikannya dalam struktur yang lebih mikro dan rumit, yaitu pola pikir manusia. Ketika luas tata surya lebih kecil sama dengan kapasitas perasaan manusia dan luas jagad raya sama tak terhin...

Perempuan Harus Bekerja (?)

Nah, ini topik hangat yang tak boleh tersingkir untuk dibahas. Mengapa perempuan harus bekerja ketika kelak ia menikah? Beberapa calon suami atau suami itu sendiri banyak yang menginginkan istrinya tetap di rumah dan memegang kendali penuh sebagai sekretaris sekaligus bendahara rumah tangga (ibu rumah tangga). Kesepakatan ini diharamkan ketika hanya bertujuan untuk tujuan pribadi dan mendzolimi yang lain (eh, kok langsung menghakimi "haram" emang aku siapah?? T.T) ketika memang suatu kesepakatan tidak menjadikan yang lain baik atau salah satu dirugikan atas kesepakatan tersebut maka kesepakatan itu sangat mendzolimi hehe..Tapi tidak sepenuhnya seperti itu. Banyak laki-laki yang masih berpendapat seperti itu karena ingin melindungi sang istri dari fitnah luar, takut istrinya kecapekan kalo harus bekerja luar dan dalam atau takut istrinya tidak sepenuhnya memenuhi kewajiban pelayanan terbaik di rumah. Saya pribadi adalah salah satu yang ingin bekerja saja ketika menikah. Beri...