Langsung ke konten utama

Ikhlas salikh..how awesome anagram!!

Didalam sebuah kesabaran pasti ada sesuatu yang Allah simpan dengan baik, hingga hambanya sudah siap untuk menghadapi hal tersebut. Saya sendiri percaya,bahwa di dunia ini tidak ada orang ikhlas. Hanya ada sabar sebagai jembatan ikhlas. Mungkin kesabaran juga merupakan sebuah space yang Allah berikan untuk sejenak mengisi amunisi. Hingga akhirnya datang dengan hasil yang memuaskan dan membahagiakan. Mungkin itu adalah bagian ketika Allah sudah meluluskan ujian kesabaran itu hingga naik kelas dan memberikan pelajaran yang lebih berat, karena Allah rasa kita sudah mampu untuk menghadapinya dan menyelesaikan ujian tersebut dengan rapi. Yah paling tidak itulah sedikit gambaran tentang kesabaran. Allah Maha Tahu bagaimana skill kita dan tidak pernah Allah memberikan kesulitan diluar batas kemampuan kita untuk menyelesaikannya. Semua sudah mempunyai porsi sendiri-sendiri lah...
Ada porsi ketika bayi sulit untuk berbicara dan hanya bisa menangis kehausan meminta susu, seorang anak yang kesulitan menghafal perkalian di kelasnya, seorang remaja yang mulai tertarik dengan lawan jenisnya dan hanya bisa memendam rasa karena malu dan takut, dua insan dewasa yang telah membina rumah tangga dan harus memenejemen seluruh peran kompleksnya, seorang tua yang kesulitan mengingat runtutan kehidupannya karena pikun atau demensia. Semua memiliki porsi kesulitan mereka masing-masing. Sebuah siklus tercipta olah masalah satu sebagai sebab dan masalah lainnya sebagai akibat. Ketika sebuah mimpi ingin diraih maka terciptalah sebuah niat. Ada beberapa hal yang tak jauh dari niat yaitu tujuan. Niat dan tujuan merupakan sebuah solut dan solven yang terlarut secara homogen. Hingga menghasilkan sebuah solutio atau larutan. Nah, seperti itu hubungan niat dan tujuan (haha mempertahankan eksistensi pemikiran farmasis itu sulit ya..kalimatnya jadi lebay). Ikhtiar adalah realisasi lapangan dari mimpi dan niat. Jika sebuah mimpi hanya tergantung diatas ranjang tanpa ada usaha pergerakan apapun untuk meraihnya, it's just a dream lebih menakutkannya itu hanya sebuah imajinasi konyol. Karena ikhtiar merupakan realisasi lapangan, ibarat proposal skripsi, ini adalah bagian dari sebuah penelitian (mahasiswa akhir banget sih). Jadi memang memerlukan otot dan otak diiringi dengan strategi. Strategi ibarat sebuah enzim yang berfungsi sebagai katalisator (red:mempercepat reaksi) mungkin agar hasilnya lebih memuaskan atau proses ikhtiar tersebut tak begitu lama dan membosankan. Otot harus bersinergi baik dengan otak karena kedua komponen ini merupakan bagian yang luar biasa pentingnya dalam berikhtiar. Maka, doa adalah bagian pasrah dan pada titik inilah kesabaran seseorang diuji. Allah mengukur seberapa konsistenkah hambanya dengan komitmen dan niat yang sudah diikhtiarkan dari awal. Nah disitulah letak kesabaran sangat diuji, hingga datanglah keputusan Allah yang luar biasa. Masalah satu selesai, hingga terjadilah masalah berikutnya kemudian mulailah siklus diatas dari awal. Di tengah siklus yang sedang berjalan pastilah ada satu yang sangat menentukan hasil. Yaitu pengorbanan. Titik ini juga menguji kesabaran seseorang. Tapi cinta bukan pengorbanan. Karena ketika seseorang merasa berkorban demi cintanya, maka saat itulah cintanya hilang. Dan pada tahap inilah kecintaan kita terhadap usaha kita diuji. Yaitu ikhlas..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DESA ITU DAN DIRINYA :)

Ada apa dengan diriku saat ini?? terlalu membuang waktu dengan sia-sia akhir-akhir ini. Mungkin terpengaruh buku Salim A Fillah, tapi bukannya malah tergerak untuk semangat malah diliputi rasa galau.  Sesosok makhluk yang tak asing kembali mengarungi pikiranku. Ah, memikirkannya membuat pikiranku tergerak untuk merindukan desa itu saat ini. Kembali aku memikirkan desa yang telah aku sambangi kira-kira sebulan yang lalu. Terasa sekali sejuknya sesejuk aku memikirkannya. Memang desa itu dengan dirinya tak asing ibarat duri dan tubuh ikan. Aura desa itu benar tak asing, terasa tenang ketika aku memikirkannya lagi. Pernah aku berpikir untuk selalu menyambangi desa itu nantinya. Rindu tersendiri tepatnya. Hirupan embun pagi dan kedaannya yang asri. Memang aku sangat menikmati disana. Walaupun diselimuti galau tingkat dewa. Bayangan sepasang suami istri yang mengolah sawah disana. Di desa itu tepatnya, di depan rumahnya.  Konyol sekali diriku, aku tak pernah bercita-cita sebagai ...

the miracle of love (definition part)

Baru-baru ini topik yang sedang hangat dibicarakan di lingkungan sekitar (kost ku terutama hehe) adalah jodoh, cinta dan sejenisnya yang menyangkut hal itu. Tak asing sih, lagi pula toh sudah waktunya menikah (hehe). Ibuk juga tak henti-hentinya bertanya tentang siapa sih yang dekat denganku saat ini. Perlu diketahui, bahwa aku sendiri sudah merasa mendekati khatam menelaah cinta dan islam. Apalagi, aku sendiri belajar di sebuah universitas islam dimana tak henti-hentinya aku mendapatkan siraman rohani penyegar qolbu. Pernah suatu hari aku mendengarkan curahan hati dari seorang teman. Dari sebelumnya aku belum mengenal cinta dan islam dan setelah aku mengenal 2 kata itu, serasa berbeda ketika aku harus dituntut menjadi pendengar dan pemberi nasehat yang baik.Dia bercerita dari A sampai Z dimana penangkapanku tentang curahan hatinya adalah, ia mengartikan cinta terlalu sempit. "Aku pokoknya cinta sama dia titik. Aku gak mau kalo aku gak sama dia" katanya sih begitu. Untung saj...